Setiap muslim pastilah ingin memperbaiki perilakunya, menata kalbunya, dan menjernihkan ibadah-ibadahnya. Namun, perjalanan spiritual manusia kerap diliputi oleh pelbagai hal yang dapat menggugurkan niat baiknya, menodai amal ibadahnya, dan menyesatkannya. Selain itu, kita kerap pula dihinggapi penyakit-penyakit hati seperti kikir, takabur, riya', merasa alim dan saleh. Semua sifat buruk itu bisa mengikis fitrah kita hingga membuat ibadah kita sia-sia. Â Â Buku Seni Menata Hati ini ingin sekali menjadi teman dalam menapaki jalan-jalan spiritual dan meraih ridha dan cinta Ilahi. Penulis buku ini berupaya mendiagnosa dan mengobati penyakit-penyakit hati yang disadari atau tidak, bersarang di kalbu kita. Dengan memakai pengobatan model sufi (pengobatan spiritual, al-thib al-ruhani), diharapkan buku ini bisa mengantarkan pembaca pada derajat spiritual yang tinggi, satu maqam yang ditempati oleh para nabi, urafa', aulia',dan para kekasih Allah. Â Â Di dalam buku ini, sufisme bukanlah sebuah mistisisme pasif. Ia merupakan sebuah pengembaraan spiritual (safar ruhiyyah) yang aktif dalam rangka mencari pengetahuan Ilahi (ma'rifatullah). Proses ini pada akhirnya akan mengantarkan manusia kepada sebuah perjamuan dengan Allah yang memusnahkan kehinaan dalam dirinya, dan menjadikannya manusia sempurna (al-insan al-kami). |